The title of your home page You could put your verification ID in a comment

Thursday, November 3, 2011

Perdebatan tiada akhir antara RFID dan Teknologi Smart Card

Perdebatan tiada akhir antara RFID dan teknologi smart card adalah sebuah konstanta. Tidak ada definisi yang jelas yang menggambarkan RFID dan smart card, dan kadang-kadang kedua istilah ini digunakan bergantian karena kurangnya kesadaran, sehingga kebingungan perbedaan. Kebingungan ini sangat kuat antara contactless smart card dan RFID. Isu utama yang telah menyebabkan perdebatan ini adalah antarmuka contact-less dan juga RF (frekuensi radio) satu. Contactless smart card dan RFID digunakan frekuensi radio untuk komunikasi antara kartu dan reader. Aplikasi yang digunakan oleh RF mungkin berbeda untuk RFID dan smartcard. RFID dirancang terutama untuk aplikasi dalam rantai pasokan, track and trace. Contactless smart card di sisi lain dirancang terutama untuk pembayaran / perbankan, transit umum, pemerintah dan ID dan kontrol akses. Artikel ini bertujuan untuk mengurangi kebingungan antara definisi dari dua teknologi.
Diagram berikut menggambarkan berbagai aplikasi contact less smart cards dan RFID, bersama dengan tingkat keamanan informasi.

RFID dan Smart Card dapat digunakan dalam aplikasi transit dan sering digunakan bersama-sama untuk memberikan kenyamanan yang lebih besar kepada pengguna akhir. Contoh ini terjadi pada kartu "Touch n Go" di Malaysia digunakan di jalan tol. Kartu Touch N Go adalah kartu contactless smart, tapi kartu ini dapat dibeli dengan tambahan transponder RFID (di mana anda dapat memasukkan smart card) sehingga reader pada loket tol dapat membaca kartu dari jarak lebih jauh dari biasanya yang hanya 10 cm sesuai standar kartu pintar. Tanpa transponder RFID tambahan, Touch n Go contactless smart card masih bisa digunakan, yang berarti bahwa pengemudi harus menurunkan kaca depan agar dapat menempelkan kartu pada reader, perbedaannya dengan RFID ialah dapat mendeteksi kendaraan dari jarak yang lebih jauh.

Tanggal dipublikasikan: 4 Oct 2006.
Disadur dari Parul Oswal.

0 comments:

Post a Comment